PT. Pembangkitan Jawa Bali UP Paiton

Ringkasan Kinerja & Capaian Penghematan
Prestasi & Rekognisi Resmi
- Juara I - Kategori Manajemen Energi di Industri Besar - PEEN 2017
- Award of Excellence in Energy Management - Clean Energy Ministerial (CEM) 2018
PT PJB Paiton adalah pembangkit dengan kapasitas 2x400 MW dengan kontribusi sebesar 3,3 persen dari jaringan listrik Jamali (Jawa-Madura-Bali). Konsumsi energi rata-rata adalah sebesar 56 juta GJ per tahun yang sebagian besar bersumber dari batubara.
PT PJB merupakan salah satu pembangkit yang paling efisien di Indonesia, berkat diimplementasikannya ISO 50001 (EnMS) tentang Sistem Manajemen Energi sejak tahun 2013 dan tersertifikasi resmi pada 2014. Efisiensi yang lebih tinggi yang diperoleh dengan implementasi sistem EnMS memberikan keuntungan karena dapat menghemat biaya bahan bakar secara berkelanjutan.
Upaya Konservasi Energi dan Pendekatan Target-Based
Langkah pertama yang dilakukan adalah pembentukan tim energi di bawah General Manager yang terdiri dari para profesional bersertifikat standar nasional ISO 50001. Tugas dari tim tersebut antara lain melakukan operasi, perawatan, kegiatan teknis dan logistik. Setelah audit energi untuk menentukan baseline konsumsi energi perusahaan, tim energi bekerja untuk memperbaiki kinerja berdasarkan target NPHR yang ditetapkan manajemen puncak.
- Pengujian kinerja energi bulanan dilakukan secara rutin dan rekomendasi terkait disampaikan ke manajer energi yang secara teratur memonitor kemajuan target.
- Dari 2013 hingga 2018, NHPR PJB Paiton telah berkurang dari 4544.13 kcal/kWh menjadi 2754.1 kcal/kWh atau setara dengan penghematan sebesar US$ 32.09 juta.
- Penyusunan target program kerja jangka pendek dan menengah untuk menjaga stabilitas efisiensi.

Lesson Learnt (Pelajaran Berharga)
Tim Energi di PT PJB Paiton menemukan tantangan awal berupa perlunya peningkatan kesadaran efisiensi energi di kalangan pegawai. Hal tersebut diatasi dengan pelibatan aktif seluruh lini perusahaan. Kunci utama keberhasilan implementasi EnMS ISO 50001 adalah:
- Integritas dan komitmen kuat kepemimpinan manajemen untuk mengimplementasikan ISO 50001.
- Kerjasama tim yang solid dan pembagian tanggung jawab yang jelas pada setiap fungsi.
- Investasi dan alokasi sumber daya yang memadai untuk mendukung program perbaikan fasilitas.
- Sistem monitoring dan improvement yang akurat dan berbasis data reliabel.

